banner 728x250

Belajar Ketahanan Pangan dari Sumbernya, Siswa SMPN 51 Jakarta Kunjungi Fasilitas Dharma Jaya

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, 11 Juni 2026 – Sebanyak 30 siswa SMPN 51 Jakarta mendapatkan kesempatan belajar langsung mengenai sistem ketahanan pangan melalui kunjungan edukatif ke fasilitas Perumda Dharma Jaya di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (11/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan pelajar tentang pentingnya ketersediaan pangan berkualitas bagi masyarakat.

Tidak sekadar mengenal proses pengolahan daging, para siswa diajak memahami bagaimana rantai pasok protein hewani dikelola secara terintegrasi, mulai dari pemeliharaan ternak, proses produksi, penyimpanan, hingga distribusi kepada konsumen.

banner 325x300

Perwakilan Divisi Perencanaan Korporasi dan Transformasi Perumda Dharma Jaya, Wilona, mengatakan bahwa generasi muda perlu diperkenalkan dengan sektor pangan karena memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan. Melalui kunjungan ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang nyata agar siswa memahami bagaimana pangan diproduksi, dikelola, dan dijaga kualitasnya sebelum sampai ke tangan konsumen,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa memperoleh pemaparan mengenai sejarah dan peran Perumda Dharma Jaya sebagai BUMD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bergerak di bidang perdagangan dan industri protein hewani. Mereka juga berkesempatan mengunjungi sejumlah fasilitas operasional perusahaan untuk melihat secara langsung proses yang dijalankan setiap hari.

Kunjungan dimulai dari area kandang sapi, dilanjutkan ke fasilitas pengolahan, ruang penyimpanan dingin (cold storage), hingga Meat Shop yang menjadi salah satu titik pemasaran produk Dharma Jaya.

Bagi para siswa, pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai proses panjang yang harus dilalui sebuah produk pangan sebelum dikonsumsi masyarakat.

Kepala SMPN 51 Jakarta, Erni Setianingrum, M.Pd, menilai kegiatan ini menjadi bentuk pembelajaran kontekstual yang mampu memperkuat pemahaman siswa terhadap berbagai isu yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak belajar bahwa ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga menyangkut kualitas, keamanan, distribusi, dan tanggung jawab bersama dalam menjaganya. Pengalaman seperti ini sangat penting untuk memperluas wawasan mereka,” katanya.

Menurut Erni, kunjungan tersebut juga mendukung berbagai program pendidikan berbasis lingkungan yang selama ini dijalankan sekolah melalui Program Adiwiyata.

Kepala divisi corsec dan legal Perumda Dharma Jaya, Sri Wahyuningsih, SE, menyampaikan bahwa perusahaan terus berupaya menghadirkan program edukasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk kalangan pelajar.

“Kami ingin siswa memahami bahwa pangan yang mereka konsumsi setiap hari melalui proses yang panjang dan memerlukan pengelolaan yang baik. Dengan melihat langsung prosesnya, mereka dapat memahami pentingnya menjaga kualitas pangan untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Suasana kunjungan berlangsung penuh antusiasme. Para siswa aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai pengelolaan ternak, standar kualitas produk, hingga teknologi penyimpanan yang digunakan untuk menjaga mutu produk protein hewani.

Salah satu peserta, Dinda Kayla Alifa, mengaku mendapatkan pengalaman baru yang tidak diperoleh melalui pembelajaran di kelas.

“Saya jadi mengetahui bagaimana proses pangan dijaga kualitasnya dari awal hingga akhir. Kunjungan ini membuat saya lebih menghargai makanan yang kita konsumsi setiap hari,” katanya.

Hal serupa disampaikan Casa Aprilo Sialoho yang mengaku terkesan dengan sistem pengelolaan yang diterapkan Dharma Jaya.

“Kami melihat bahwa setiap proses dilakukan dengan standar yang baik. Dari sini saya belajar bahwa kualitas pangan sangat penting dan harus dijaga sejak awal,” ujarnya.

Ketua Umum Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), Ir. Agung Karang, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menilai program kunjungan industri seperti ini memiliki nilai edukasi yang tinggi bagi pelajar.

“Kegiatan ini mempertemukan dunia pendidikan dengan dunia industri. Siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memahami bagaimana sebuah sektor strategis bekerja untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan study tour edukatif ini, para siswa SMPN 51 Jakarta mendapatkan pengalaman belajar yang memperkaya wawasan sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan. Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa pembelajaran di luar kelas mampu menghadirkan pemahaman yang lebih nyata, relevan, dan berkesan bagi generasi muda.

Kegiatan TOUR EDUKASI GPIB ini adalah diperakarsai oleh Gerakan Pendidikan Indonesia Baru GPIB dimana hadir Ketum GPIB Ir. Agung Karang
Ketua GPIB PEDULI Miftahur Rahman M.Pd, M.Si., Ketua Departemen Hubungan antar Lembaga, Dicky Arisandi S.I.Kom
Ketua Departemen Sosial Purwadi.
Hadir pula Humas DPW GPIB PROVINSI DKI JAKARTA S Erfan Nurali & Titik Suparti.

Diakhir kunjungan diadakan lomba Konten Creator di INSTAGRAM tentang apa dan bagaimana kiprah PERUMDA DHARMA JAYA. akan terpilih 3 pemenang
Juara 1, juara 2 dan juara 3
Akan mendapat hadiah.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *