banner 728x250

Menuju Indonesia Emas 2045, Polri Perkuat Digitalisasi Layanan dan Program Strategis Nasional pada Hari Bhayangkara ke-80

banner 120x600
banner 468x60

​narasinegeri.my.id,Bogor – Memasuki usia delapan dekade, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kian memantapkan langkahnya dalam mendukung visi besar Indonesia Emas 2045. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Korps Bhayangkara menegaskan komitmennya untuk mempercepat transformasi institusi, khususnya lewat penguatan sistem digital serta keterlibatan aktif dalam berbagai program strategis nasional.

​Hal ini ditegaskan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko usai Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung khidmat di Lapangan Satlat Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7).

banner 325x300

​Brigjen Pol. Trunoyudo menyampaikan bahwa transformasi di tubuh Polri kini bergerak secara berkelanjutan demi menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Empat pilar utama yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo—yakni transformasi organisasi, operasional, pelayanan publik, dan pengawasan—kini diakselerasi melalui pemanfaatan teknologi modern.

​”Polri terus beradaptasi dengan era digital guna memberikan respons cepat bagi masyarakat. Kami memperkuat layanan publik lewat sistem terintegrasi seperti Super Apps Polri, optimalisasi layanan darurat Polisi 110, serta percepatan penanganan aduan warga,” ujar Trunoyudo.

 

​Kontribusi Nyata untuk Kesejahteraan Masyarakat

​Tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) serta penegakan hukum, Polri kini juga mengambil peran krusial dalam menyukseskan program pembangunan pemerintah.

​Beberapa agenda strategis yang menjadi fokus perhatian Polri saat ini antara lain:

  • Ketahanan Pangan: Mendukung stabilitas dan ketersediaan pangan nasional.
  • Kesehatan Anak: Berpartisipasi aktif dalam program pemenuhan gizi untuk menekan angka stunting.
  • Pendidikan: Meningkatkan kualitas edukasi generasi muda melalui kontribusi Yayasan Kemala Bhayangkari.
  • Sinergi Internasional: Memperkuat kolaborasi lintas negara untuk memberantas kejahatan transnasional.

​Menurut Trunoyudo, seluruh langkah ini sejalan dengan arahan Presiden bahwa stabilitas keamanan merupakan modal utama bagi keberlangsungan roda ekonomi dan pembangunan sosial. Kehadiran Polri di tengah masyarakat juga direalisasikan melalui rangkaian kegiatan Bulan Bakti Bhayangkara, mulai dari bakti kesehatan, pasar murah, hingga pembinaan UMKM.

​Kepercayaan Publik sebagai Kompas Utama

​Mengakhiri keterangannya, Karo Penmas menekankan bahwa modernisasi teknologi tidak akan mengikis nilai-nilai dasar kepolisian. Sebaliknya, integritas setiap personel harus tetap terjaga demi meraih capaian tertinggi institusi, yaitu kepercayaan masyarakat.

​”Integritas dan prestasi Polri diukur dari tingkat kepercayaan publik. Walaupun dituntut semakin modern, hakikatnya Polri harus tetap membumi dan berada di tengah rakyat. Nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya akan selalu menjadi kompas moral setiap insan Bhayangkara dalam mengabdi kepada bangsa,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *