banner 728x250

NJS Gold Pilih Inovasi, Bukan Sensasi di JIJF 2026

banner 120x600
banner 468x60

Narasinegeri, Jakarta, 12 Februari 2026 — PT Nafiri Java Sentosa (NJS Gold) mengambil pendekatan berbeda dalam meramaikan Jakarta International Jewellery Fair (JIJF) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Di tengah tren pameran perhiasan yang identik dengan peluncuran koleksi spektakuler, NJS Gold justru menitikberatkan inovasi agar perhiasan emas tetap bisa dijangkau masyarakat.

Owner PT Nafiri Java Sentosa, Naomi Julia Soegianto, menjelaskan perusahaan sebenarnya rutin menghadirkan desain baru setiap bulan. Karena itu, pameran bukan lagi sekadar ajang peluncuran produk besar, melainkan kesempatan memperkenalkan konsep pengembangan produk yang lebih relevan dengan kondisi pasar.

banner 325x300

“Produk terbaru kami sebenarnya selalu ada tiap bulan. Jadi di pameran ini bukan soal membuat sesuatu yang sangat spesial, tetapi bagaimana inovasinya bisa membuat perhiasan emas tetap terjangkau, apalagi di tengah harga emas yang sedang tinggi,” ujar Naomi di JICC, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Ia mengakui pihaknya tidak memasang target berlebihan terhadap penyelenggaraan pameran tahun ini. Namun, realitas di lapangan justru menunjukkan respons pengunjung cukup positif sejak hari pertama.

Menurutnya, ramainya pengunjung menjadi indikator bahwa minat masyarakat terhadap emas masih kuat, meski kondisi ekonomi dan harga logam mulia sedang naik.

“Hari pertama pengunjungnya cukup luar biasa. Kami memang tidak berekspektasi terlalu tinggi, tapi ternyata responsnya bagus. Tinggal melihat perkembangan di hari-hari berikutnya,” katanya.

Tak hanya mengejar transaksi, NJS Gold juga memanfaatkan momentum JIJF sebagai ruang literasi keuangan. Perusahaan ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap emas yang selama ini kerap dianggap hanya sebagai perhiasan.
Naomi menilai emas memiliki fungsi ganda: sebagai aset investasi sekaligus produk gaya hidup. Namun, banyak masyarakat belum memahami fleksibilitasnya sebagai instrumen keuangan.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa emas bukan hanya dipakai, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai investasi. Baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang, emas tetap relevan,” tuturnya.

Melalui strategi inovasi tersebut, NJS Gold berharap mampu menjaga daya beli konsumen sekaligus memperluas pasar di tengah fluktuasi harga logam mulia.

Untuk diketahui Owner NJS (NJS Gold) adalah Naomi Julia Soegianto, seorang pengusaha perempuan tangguh yang mendirikan dan memimpin perusahaan manufaktur perhiasan emas berbasis di Surabaya. Ia dikenal membangun bisnisnya dari dasar, fokus pada produksi perhiasan serta mahkota eksklusif, salah satunya untuk Miss Universe Indonesia.  (L)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *