banner 728x250
Berita, TNI  

Penguatan Alutsista dan Sinergi Nasional, TNI AU Tegaskan Komitmen Dukung Program Strategis Presiden

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, NARASI NEGERI –

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini akan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah pusat dan daerah, termasuk kepala daerah serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

banner 325x300

Prabowo dijadwalkan memberikan arahan kepada para peserta Rakornas 2026 dan catatan evaluasi kinerja pemerintah selama 2025. Sementara, arahan tersebut sekaligus berisi strategi dalam menyongsong kinerja tahun 2026 agar lebih baik.

Sementara itu Komandan Lanud Harry Hadi soemantri, Letkol Pnb Antonius, menegaskan bahwa TNI Angkatan Udara saat ini tengah fokus pada pembangunan dan penguatan kekuatan pertahanan udara nasional sebagai langkah antisipatif terhadap dinamika dan potensi ancaman global.

Letkol Pnb Antonius menyampaikan bahwa situasi geopolitik dunia yang semakin tidak menentu, termasuk meningkatnya eskalasi konflik internasional, menuntut Indonesia untuk memperkuat kemampuan pertahanannya, khususnya di matra udara.

“Fokus utama kita adalah mempertahankan dan memperkuat kekuatan. Kita menambah alutsista strategis seperti pesawat tempur Rafale, serta berbagai sistem pertahanan udara lainnya yang sejalan dengan program pemerintah dan arahan Presiden,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan Angkatan Udara tidak hanya berdampak pada kesiapsiagaan pertahanan nasional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di mata internasional.

“Ketika kita kuat, kita akan dihormati.”

Kekuatan pertahanan ini memberikan efek gentar sekaligus memperkuat diplomasi kita dengan negara lain, baik dalam bidang ketahanan pangan, ekonomi, maupun kerja sama strategis lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Letkol Pnb Antonius menegaskan komitmen TNI AU dalam mendukung penuh program-program strategis pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan fasilitas pendukung di berbagai wilayah, serta penguatan ketahanan pangan nasional.

“TNI AU siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.”

Di wilayah kami sendiri, kami telah mengembangkan lahan pertanian, seperti penanaman jagung, sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional,” katanya.

Menurutnya, kunci keberhasilan seluruh program nasional tersebut terletak pada sinergi lintas sektor, antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat.

“Sinergi itu menyatukan arah dan kekuatan. “

Jangan sampai masing-masing bergerak sendiri-sendiri. Pemda, Kodim, Lanud, Lanal, Polresta, semuanya harus berjalan searah dan saling menguatkan,” tegasnya.

Ia mengibaratkan sinergi sebagai vektor yang harus memiliki arah dan kekuatan yang sama. Tanpa keselarasan, energi dan sumber daya akan terbuang sia-sia.

“Melalui forum dan rakornas seperti ini, kita ingin menyamakan langkah, meluruskan arah, dan memastikan seluruh kekuatan bergerak bersama menuju tujuan yang sama demi kepentingan bangsa dan negara,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *