banner 728x250

13 Peserta Ikuti Pelatihan dan Magang Perhotelan di Bandung, Asah Keterampilan Housekeeping

Pelatihan pada 17–19 Oktober 2026 membekali peserta dengan pemahaman teori dan praktik tata graha, standar pelayanan hotel, kedisiplinan, serta sikap profesional untuk menghadapi dunia kerja.

banner 120x600
banner 468x60

BANDUNG, NARASINEGERI.MY.ID —

PT Bhirawa Consultant Management bekerja sama dengan PT Khansalsa Edukasi Prima menyelenggarakan pelatihan dan magang bidang perhotelan, khususnya tata graha atau housekeeping, di Mewangi Hotel Bandung pada 17–19 Oktober 2026.

banner 325x300

Kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan kerja, pemahaman materi, praktik lapangan, serta pembentukan sikap dan budaya kerja profesional sebagai persiapan menghadapi peluang kerja di industri perhotelan Eropa.

Pelatihan tersebut diikuti 13 peserta yang direkrut PT Bhirawa Consultant Management dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Para peserta mendapatkan pembekalan untuk memahami standar pelayanan perhotelan, mekanisme kerja, serta budaya profesional yang diterapkan di lingkungan kerja internasional.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Dasril Indra, S.IP., MM., CHE, dari PT Khansalsa Edukasi Prima, bertindak sebagai salah satu pelaksana kegiatan yang turut mendukung penyelenggaraan pelatihan bersama PT Bhirawa Consultant Management.

“Kami berupaya memastikan seluruh rangkaian pelatihan berjalan dengan baik, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan housekeeping sesuai standar kerja profesional,” ujar Dasril Indra.

Edi Prastio: Keterampilan dan Perubahan Perilaku Menjadi Kunci

Dalam arahannya, Edi Prastio, S.H., M.H., menegaskan bahwa calon tenaga kerja yang ingin berkarier di Eropa harus mempersiapkan diri secara serius, terutama dalam penguasaan keterampilan dan perubahan perilaku.

“Di Eropa, yang dibutuhkan adalah skill. Karena itu, peserta harus belajar, memahami materi, dan mengikuti praktik dengan sungguh-sungguh agar siap bekerja. Kebiasaan buruk yang selama ini dimiliki harus diubah,” ujar Edi Prastio.

Menurutnya, kemampuan teknis saja tidak cukup untuk menjadi tenaga kerja yang kompeten. Peserta juga harus memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, serta kemauan untuk terus belajar.

Seluruh materi pelatihan perlu dipahami dan dipraktikkan secara serius agar peserta memiliki kesiapan yang memadai sebelum memasuki tahapan penempatan kerja.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat menjadi langkah awal bagi peserta untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tuntutan dan tantangan bekerja di luar negeri.

Fakhruddin Sanghaji Bima Tekankan Adab dan Etika Kerja

Sementara itu, Fakhruddin Sanghaji Bima, selaku penasihat PT Bhirawa Consultant Management sekaligus Ketua Umum Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANN), menekankan pentingnya adab, etika, kedisiplinan, dan tanggung jawab bagi calon pekerja yang akan berangkat ke luar negeri.

Menurutnya, bekerja di luar negeri bukan semata-mata tentang memperoleh penghasilan yang lebih besar, tetapi juga menyangkut kesiapan mental, kemampuan beradaptasi, serta bagaimana seseorang membawa nama baik diri sendiri, keluarga, dan bangsa Indonesia.

“Ketika kita berangkat bekerja ke luar negeri, kedepankan adab. Keterampilan memang penting, tetapi sikap, sopan santun, disiplin, dan kemampuan menghormati orang lain juga menjadi bekal utama. Kita berangkat untuk mencari uang dan berharap pulang membawa kesuksesan, bahkan menjadi miliarder,” ungkap Fakhruddin.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga sikap selama proses pembelajaran, serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Sebagai Ketua Umum GANN, Fakhruddin juga menaruh perhatian pada pembentukan karakter dan perilaku positif generasi produktif. Menurutnya, kesiapan memasuki dunia kerja perlu disertai komitmen untuk menjalani kehidupan yang disiplin, bertanggung jawab, dan menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Fakhruddin mengingatkan bahwa keberhasilan bekerja di luar negeri tidak hanya ditentukan oleh besarnya pendapatan, tetapi juga oleh kemampuan mengelola hasil kerja, menjaga integritas, dan merencanakan masa depan secara matang.

Pelatihan Housekeeping dan Praktik Perhotelan Jadi Bekal Kerja ke Eropa

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari di Mewangi Hotel Bandung ini mengedepankan keseimbangan antara pemahaman teori dan praktik bidang housekeeping. Peserta diharapkan mampu memahami tata cara kerja, menjaga kebersihan dan kerapian area hotel, serta menerapkan standar pelayanan sesuai kebutuhan industri perhotelan.

Melalui kerja sama PT Bhirawa Consultant Management dan PT Khansalsa Edukasi Prima, kegiatan ini diharapkan dapat membantu peserta meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja sebelum mengikuti tahapan penempatan ke luar negeri, termasuk peluang kerja di Eropa.

Bagi 13 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat, kesempatan ini menjadi momentum untuk membangun keterampilan, memperbaiki kebiasaan, dan membentuk karakter profesional.

Penyelenggara berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan pelatihan dengan baik, memenuhi persyaratan yang berlaku, serta mengikuti proses penempatan kerja sesuai prosedur dan ketentuan negara tujuan.

Dengan bekal keterampilan, kedisiplinan, etika, dan semangat belajar, para peserta diharapkan mampu bersaing di industri perhotelan internasional serta meraih masa depan yang lebih sejahtera melalui jalur kerja yang profesional dan sesuai ketentuan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *