banner 728x250

Didesak Evaluasi Ketua Fraksi PAN DPRD Bandung Barat, Aktivis Jabar Surati Zulkifli Hasan

banner 120x600
banner 468x60

​narasinegeri.my.id,Jakarta — Aliansi Aktivis Jawa Barat melayangkan surat resmi kepada Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan. Langkah ini diambil untuk meminta pertanggungjawaban serta evaluasi menyeluruh terhadap Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Dona Ahmad Muharram, yang dinilai pasif dalam menjalankan tugas kedewanan.

banner 325x300

​Ketua Aliansi Aktivis Jawa Barat, Agus Satria, mengemukakan bahwa sorotan tajam ini berawal dari dugaan minimnya partisipasi Dona pada fungsi legislasi dan pengawasan di DPRD KBB. Padahal, posisi pimpinan fraksi idealnya menjadi percontohan disiplin bagi para legislator lainnya.

​Agus menyayangkan kehadiran Dona yang disinyalir baru terlihat aktif dalam dua pekan terakhir, bertepatan dengan dimulainya pembahasan agenda anggaran di DPRD KBB.

​”Tindakan sering absen dalam fungsi pengawasan dan legislasi ini mencederai nilai ‘Amanat’ yang diusung PAN. Sebagai pimpinan fraksi, sikap tersebut tidak memberikan teladan yang baik dan merugikan kepentingan masyarakat Bandung Barat,” ujar Agus dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).

​Melalui surat yang dikirimkan ke DPP PAN, Aliansi Aktivis Jawa Barat mengajukan dua poin tuntutan utama:

  1. Evaluasi dan Reposisi Jabatan: Meminta DPP PAN mengevaluasi kepemimpinan Dona Ahmad Muharram dan mempertimbangkan opsi pencopotan dari posisi Ketua Fraksi PAN DPRD KBB untuk digantikan oleh kader yang lebih proaktif.
  2. Pembinaan Internal: Memberikan teguran keras serta pembinaan disiplin agar yang bersangkutan kembali menjalankan fungsi kedewanan secara maksimal, mencakup legislasi, pengawasan, dan pengawalan aspirasi warga.

​Agus menegaskan bahwa desakan ini murni bentuk kepedulian publik terhadap marwah partai politik di daerah, bukan merupakan serangan personal atau kelembagaan. Pihaknya berharap DPP PAN dapat menindaklanjuti laporan tersebut secara objektif.

​Hingga saat ini, baik Dona Ahmad Muharram maupun pengurus DPP PAN belum memberikan tanggapan resmi terkait surat desakan dan dugaan ketidakaktifan tersebut.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *