JAKARTA, NARASI NEGERI,
13 Maret 2026 — Di tengah krisis kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum, rumah produksi Reborn Initiative bersama sutradara Ody Harahap resmi mengumumkan produksi film layar lebar terbaru berjudul “Meja Tanpa Laci.”
Film ini hadir sebagai refleksi sosial sekaligus kritik terhadap realitas penegakan hukum di Indonesia, di mana integritas sering kali harus berhadapan dengan sistem birokrasi yang terinfeksi praktik korupsi dan nepotisme.
Melalui karakter utama IPTU Dipa, yang diperankan oleh Dafa Wardhana, film ini menggambarkan betapa mahalnya mempertahankan kejujuran di tengah lingkungan yang penuh kompromi. Sosok Dipa menjadi simbol bahwa integritas bukan hanya nilai moral, tetapi juga perjuangan yang membutuhkan keberanian.
Produser film Deden Ridwan menjelaskan bahwa “Meja Tanpa Laci” tidak sekadar menyajikan drama kriminal, tetapi juga menghadirkan kritik sosial yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
“Film ini mengajak penonton melihat bahwa di balik kemarahan dan sikap sinis masyarakat terhadap penegakan hukum, masih ada harapan bagi keadilan jika sistem diisi oleh orang-orang yang tegak lurus. Dipa adalah simbol harapan yang tampak hampir mustahil, tetapi tetap ada,” ujar Deden Ridwan.
Film ini disutradarai oleh Ody Harahap, yang bekerja sama dengan penulis naskah Joko Nugroho untuk menghadirkan cerita yang menggambarkan beratnya beban seorang aparat penegak hukum yang berusaha tetap jujur di tengah sistem yang korup.
Menurut Ody, film ini merupakan bentuk dukungan moral bagi para penegak hukum yang masih berjuang menjaga integritas.
“Film ini terasa seperti berada di tepi jurang. Tantangan terbesar bukan hanya melawan kejahatan, tetapi menghadapi ketidakberdayaan ketika harus berhadapan dengan birokrasi yang sudah terinfeksi hingga ke akar,” kata Ody Harahap.
“Meja Tanpa Laci” dibintangi oleh sejumlah aktor lintas generasi seperti Dafa Wardhana, Arla Ailani, Cut Mini, Roy Marten, dan Surya Saputra. Kehadiran para aktor tersebut diharapkan mampu menghadirkan kedalaman emosi sekaligus memperkuat pesan moral yang ingin disampaikan film ini.
Melalui film ini, Reborn Initiative berharap “Meja Tanpa Laci” dapat memicu diskusi publik yang lebih luas mengenai pentingnya integritas dalam sistem penegakan hukum di Indonesia, sekaligus menjadi pengingat bahwa kejujuran masih memiliki tempat, meski sering terasa sendirian.
Reporter: Edo Lembang



















