banner 728x250

Kisah Haru Vani Putri Ardiansyah, Balita 3 Tahun dengan Jantung Bawaan VSD yang Menunggu Operasi

Perjuangan Maisya Rani dan Sheva Ardiansyah mendampingi putri mereka melawan penyakit jantung bawaan VSD mengundang doa dan dukungan masyarakat.

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA | NARASINEGERI.MY.ID

Perjuangan seorang ibu demi kesembuhan buah hatinya menjadi kisah yang menyentuh hati. Saat ditemui di Kelurahan Cipinang Jaya, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pasangan Sheva Ardiansyah dan Maisya Rani menceritakan perjuangan mereka mendampingi putri tercinta, Vani Putri Ardiansyah, yang berusia 3 tahun 8 bulan, setelah didiagnosis mengidap penyakit jantung bawaan jenis Ventricular Septal Defect (VSD). ( 16 Juli 2026 ).

banner 325x300

Maisya Rani mengaku sangat terpukul ketika mengetahui putrinya mengalami kelainan jantung yang seharusnya dapat terdeteksi sejak lahir. Menurutnya, selama proses persalinan hingga bertahun-tahun setelahnya, tidak pernah ada penjelasan dari tenaga medis mengenai adanya gangguan pada jantung Vani.

“Rasanya sangat sakit. Seandainya kondisi ini diketahui sejak lahir, mungkin penanganannya bisa lebih cepat,” ungkap Maisya.

Selama hampir empat tahun terakhir, Vani diketahui sering mengalami sakit berulang. Namun, setiap kali menjalani pemeriksaan, tidak ada satu pun dokter yang menyatakan bahwa penyebabnya berasal dari kelainan jantung.

Harapan akhirnya muncul ketika Vani kembali jatuh sakit dan diperiksa oleh seorang dokter senior. Dokter tersebut menyarankan agar Vani segera dirujuk ke dokter spesialis jantung untuk pemeriksaan lebih mendalam.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Vani mengidap Ventricular Septal Defect (VSD), yaitu kelainan berupa lubang pada sekat jantung yang menyebabkan darah bersih bercampur dengan darah kotor. Kondisi tersebut membuat paru-paru bekerja lebih keras karena aliran darah yang berlebihan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ukuran lubang pada jantung Vani telah mencapai sekitar 12 milimeter, sehingga memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

Saat ini, Vani masih menjalani proses penanganan dan menunggu rujukan dari RSUD Matraman ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita untuk menjalani tindakan operasi sesuai rekomendasi tim medis.

Meski dihadapkan pada ujian yang berat, Maisya Rani dan sang suami, Sheva Ardiansyah, terus berusaha tegar demi kesembuhan putri mereka. Keduanya berharap proses rujukan dapat segera selesai sehingga Vani memperoleh penanganan terbaik.

Kisah perjuangan keluarga kecil ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk tidak mengabaikan keluhan kesehatan yang berulang pada anak. Pemeriksaan lanjutan kepada dokter spesialis dapat menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi kesehatan secara menyeluruh.

Keluarga juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar proses rujukan dan operasi Vani berjalan lancar, sehingga ia dapat segera pulih dan tumbuh sehat seperti anak-anak seusianya.

Reporter : Dian Pratiwi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *