PEMATANGSIANTAR, NARASI NEGERI.MY.ID —
Semangat menjaga persatuan dan kondusivitas daerah menjadi pesan utama dalam forum diskusi publik bertajuk Hearing Public yang digelar kelompok Rakyat Siantar Bicara di Dano Foodcourt, Jalan Sibolga, Kota Pematangsiantar, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat mulai dari organisasi kepemudaan, mahasiswa, aktivis, praktisi hukum, tokoh agama, hingga pengamat sosial dan politik.
Dalam suasana dialog yang berlangsung terbuka dan penuh kebersamaan, peserta forum sepakat mendeklarasikan gerakan “Siantar Damai” sebagai bentuk komitmen bersama menjaga keharmonisan masyarakat Kota Pematangsiantar di tengah dinamika sosial dan politik yang berkembang.
Koordinator Rakyat Siantar Bicara, Ferry Simarmata, mengatakan forum tersebut menjadi ruang bersama untuk menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat semangat persatuan.
“Kami berharap masyarakat Siantar tetap menjaga kebersamaan, tidak mudah terprovokasi, dan terus mendukung terciptanya suasana yang damai serta kondusif di Kota Pematangsiantar,” ujar Ferry Simarmata.
Dalam diskusi tersebut, peserta juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam membawa nama masyarakat Kota Pematangsiantar dalam berbagai aksi maupun penyampaian pendapat di ruang publik.
Peserta forum menilai setiap aspirasi yang disampaikan sebaiknya tetap mengedepankan fakta, etika, serta menghormati mekanisme hukum yang berlaku.
Usai diskusi, sejumlah organisasi kepemudaan di Kota Pematangsiantar seperti DPD KNPI, MPC Pemuda Pancasila, GAMKI, GP Ansor, Satma IPK, DPD IPK, IMM, dan PC PMII menyampaikan lima poin kesepahaman bersama.
Di antaranya menjaga persatuan masyarakat, mengedepankan asas praduga tak bersalah, mendukung penegakan hukum secara profesional, menolak provokasi yang dapat memecah belah masyarakat, serta mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah secara kondusif.
Forum tersebut juga mengajak masyarakat agar tetap kritis namun bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang berkembang, khususnya yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga suasana damai serta memperkuat budaya dialog dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial maupun politik.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut antara lain Imran Simanjuntak, praktisi hukum Binaris Situmorang, cendekiawan Muslim Budi Batubara, Kasat Binmas Polres Pematangsiantar AKP Maxi Manurung, Ketua DPD KNPI Pematangsiantar Arif Harahap, perwakilan MPC Pemuda Pancasila H Fitra, Ketua GAMKI Jon Roi Tua Purba, Ketua GP Ansor Riduan Akbar, Ketua Satma IPK Bill Nasution, perwakilan DPD IPK Fikri, perwakilan IMM Hamifah Maharani, serta perwakilan PC PMII Ethan Sayu Ferdiansyah.
( Harry Amiruddin)









