Pembinaan Kesadaran Bela Negara Angkatan II Tahun 2026
Jakarta, –NarasiNegeri.my.id– tanggal 28 September 2026 bertempat di Hotel Luminor Jakarta Barat. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat pemahaman dan implementasi nilai-nilai bela negara di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 10 organisasi kemasyarakatan (ormas) yang ada di wilayah Jakarta Barat dan sekitarnya. Kehadiran 10 ormas ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk terlibat aktif dalam program bela negara.
Materi pembinaan disampaikan oleh narasumber ir. Edison Siagian,M.E dari unsur Kasbalpol. Kementerian Pertahanan, dan Kesbangpol. Materi meliputi pemahaman tentang empat konsensus dasar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai ancaman nyata yang dihadapi bangsa saat ini, baik ancaman militer maupun non-militer. Ancaman non-militer seperti penyebaran hoaks, narkoba, radikalisme, dan perpecahan sosial menjadi fokus utama pembahasan.
Gus Sigit dari GBNN dalam dialog interaktif menyatakan sudah banyak untuk menspsialsisakan Pembekaln Kader bela Negara, Pemantapan tentang bela Negara, di kalangan generasi muda Indonesia guna menanamkan rasa cinta air dan Bela Negara. Peserta dari 10 ormas tampak aktif berdiskusi dan bertanya jawab selama sesi berlangsung. Mereka berbagi pengalaman di lapangan tentang tantangan menjaga persatuan dan kesatuan di lingkungan masing-masing.
Tujuan utama dari pembinaan ini adalah untuk membentuk sikap mental dan perilaku warga negara yang cinta tanah air dan memiliki kesadaran untuk membela negara. Bela negara tidak harus dalam bentuk angkat senjata, tetapi bisa melalui pengabdian sesuai profesi masing-masing.
Kegiatan Angkatan II ini diharapkan dapat melahirkan kader-kader bela negara yang menjadi penggerak di komunitasnya. Kader tersebut diharapkan mampu menyosialisasikan kembali nilai-nilai bela negara kepada anggota dan masyarakat luas.
Acara ditutup dengan pembacaan ikrar bela negara dan foto bersama seluruh peserta dan panitia. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan ormas semakin kuat dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.











