banner 728x250
Berita  

Sidak Gabungan Lapas Salemba Bongkar Barang Terlarang, 62 Orang Tes Urine dan Semuanya Negatif

banner 120x600
banner 468x60

Sidak Gabungan Lapas Salemba Bongkar Barang Terlarang, 62 Orang Tes Urine dan Semuanya Negatif

JAKARTA, —NarasiNegeri.my.id– Pengawasan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Salemba diperketat, Tim gabungan yang melibatkan jajaran pemasyarakatan, BNNK Jakarta Utara, TNI, Polri hingga Brimob melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kamar hunian warga binaan, Jumat (18/9/2026).

banner 325x300

Operasi tersebut bukan sekadar pemeriksaan rutin, Sejumlah kamar hunian diperiksa untuk mendeteksi sedini mungkin potensi gangguan keamanan sekaligus mengantisipasi masuknya barang terlarang ke dalam lingkungan lapas.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di kamar hunian, Barang-barang itu langsung diamankan untuk didata dan diproses sesuai aturan yang berlaku.

Namun, ada satu temuan penting dalam operasi tersebut: petugas tidak menemukan narkotika di kamar hunian yang diperiksa.

Pengawasan kemudian diperluas melalui pemeriksaan urine secara acak, BNNK Jakarta Utara bersama jajaran Lapas Salemba melakukan tes terhadap 32 warga binaan dan 30 petugas.

Hasilnya, seluruh peserta pemeriksaan dinyatakan negatif dari indikasi penyalahgunaan narkotika.

Kepala Lapas Kelas IIA Salemba, Amico Balalembang, menegaskan bahwa sidak dan tes urine merupakan bagian dari langkah berkelanjutan untuk menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas.

Menurut Amico, pelaksanaan pengawasan tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait penguatan deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas instansi. Lapas Salemba bersama Kanwil Ditjen Pemasyarakatan DK Jakarta, BNNK Jakarta Utara, TNI, Polri dan Brimob terus membangun sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan pemasyarakatan.

Di sisi lain, pemeriksaan tetap dilakukan dengan pendekatan profesional dan humanis. Warga binaan diberikan pemahaman bahwa kepatuhan terhadap tata tertib merupakan bagian dari proses pembinaan selama menjalani masa pidana.

Hasil sidak dan tes urine ini menjadi bagian dari upaya Lapas Salemba mempertahankan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib sekaligus memperkuat target zero halinar, yakni bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba.

Pengawasan serupa akan menjadi bagian dari langkah deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan maupun penyalahgunaan narkotika di lingkungan Lapas Kelas IIA Salemba.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *