banner 728x250
POLRI  

Polsek Kemayoran Bersama Polres Metro Jakarta Pusat Sapu Bersih Potensi Gangguan Kamtibmas di Kemayoran

banner 120x600
banner 468x60

Narasinegeri.my.id Jakarta Pusat – Polsek Kemayoran bersama Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Operasi Gabungan Cipta Kondisi (Cipkon) secara stasioner di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (31/5/2026) dini hari.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 01.10 WIB hingga 01.40 WIB itu dipimpin oleh AKBP Ardiansyah, S.H., M.H. sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada jam-jam rawan.

banner 325x300

Dalam operasi tersebut, petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan pengguna jalan yang melintas. Sasaran kegiatan meliputi penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam, serta potensi tindak kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan.

Hasil operasi menunjukkan situasi yang kondusif. Petugas tidak menemukan adanya penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam maupun individu yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Setelah pelaksanaan razia stasioner selesai, personel gabungan melanjutkan kegiatan dengan patroli mobile di sejumlah titik yang dianggap memiliki potensi kerawanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, KBP Dr. Reynold E. P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., mengatakan bahwa operasi cipta kondisi merupakan langkah preventif yang terus dilakukan untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

“Polri tidak hanya hadir saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga melakukan langkah-langkah pencegahan. Operasi cipta kondisi dan patroli gabungan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Reynold dalam keterangannya.

Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H. menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan operasi kewilayahan guna menekan potensi gangguan kamtibmas.

Menurut Agung, kehadiran personel kepolisian di lapangan pada waktu-waktu rawan merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat sekaligus langkah untuk mencegah munculnya peluang terjadinya tindak kejahatan.

“Kami terus memperkuat patroli dan operasi kewilayahan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah niat pelaku kejahatan untuk beraksi,” kata Agung.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *