Jakarta Timur, 6 Juni 2026 – Semangat persaudaraan, kekeluargaan, dan kebersamaan masyarakat Hatuhaha–Tuhaha kembali terjalin erat dalam kegiatan Silaturahmi Akbar Masyarakat Hatuhaha–Tuhaha Sejabodetabek Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jalan Hutan Wisata, Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga 15.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 1.500 peserta yang datang dari berbagai wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, serta daerah lainnya. Acara berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kekeluargaan, dan semangat persatuan sebagai bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi masyarakat Hatuhaha–Tuhaha di tanah rantau.
Silaturahmi Akbar ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan Maluku, di antaranya Letnan Jenderal TNI (Purn.) Suaidi Marasabessy, S.I.P., Brigjen TNI (Mar.) Said Latuconsina, M.M., M.T., M.Tr.Opsla, Umar Ali Lessy, Nurdin Karepesina, S.SIT., M.H., M.M., Ais Louhenapessy, Abdul Muthalib Tuanaya, Rohoalim Boy Sangadji, serta Bisri As Shidiq Latuconsina, Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Maluku.
Turut hadir pula Syaiful Chaniago, Komisaris Utama PT PLN Energi Gas, Syahrudin Latuconsina, Ketua Umum GMP, Hendry Noya, S.H., M.H., Ketua Umum Ikatan Kekeluargaan Hulaliu Haturessy Rakanyawa, Abdul Latip Marasabessy, Ketua Umum IKBK, H. D. Sella, Ali Sangadji,Ketua Umum IKABAMAR, serta Hendrik Louhanapessy ,Ketua Umum Tuhaha Beinusa.
Acara juga dihadiri unsur pimpinan organisasi dan paguyuban masyarakat Maluku lainnya, para tokoh Hatuhaha, tokoh Samasuru, tokoh Matasiri, tokoh Tuhaha Beinusa Amalatu, para pemuda, srikandi, serta perwakilan keluarga besar masyarakat Hatuhaha–Tuhaha dari berbagai wilayah Jabodetabek.
Selain itu, panitia turut mengundang Gubernur Maluku atau yang mewakili, Gubernur DKI Jakarta atau yang mewakili, Pangdam Jaya atau yang mewakili, serta Kapolres Metro Depok atau yang mewakili sebagai bentuk sinergi dan dukungan terhadap kegiatan yang mempererat hubungan sosial dan budaya masyarakat Maluku di perantauan.
Sepanjang pelaksanaan kegiatan, suasana berlangsung tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Berbagai rangkaian acara yang telah disiapkan panitia berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari para peserta yang hadir.
Ketua Panitia, Hendrik Noya, S.H., M.H., menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Silaturahmi Akbar tersebut. Menurutnya, keberhasilan kegiatan merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat serta dukungan dari berbagai pihak.
“Alhamdulillah, Silaturahmi Akbar Masyarakat Hatuhaha–Tuhaha Sejabodetabek Tahun 2026 berjalan dengan sukses. Kehadiran sekitar 1.500 peserta menunjukkan bahwa semangat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat Hatuhaha–Tuhaha masih sangat kuat. Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan hingga acara selesai,” ujar Hendrik Noya.
Atas nama panitia, Hendrik Noya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh donatur, sponsor, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemuda, srikandi, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan demi terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur dan sponsor yang telah membantu menyukseskan acara ini. Terima kasih pula kepada para tokoh masyarakat, organisasi, relawan, panitia, dan seluruh peserta yang telah hadir serta berpartisipasi aktif. Semoga segala bentuk dukungan, bantuan, dan kebaikan yang diberikan mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT dan Tuhan Yang Maha Esa. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan membawa manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,” ungkapnya.
Silaturahmi Akbar Masyarakat Hatuhaha–Tuhaha Sejabodetabek 2026 menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai persaudaraan, gotong royong, dan solidaritas masyarakat Maluku tetap terpelihara dengan baik. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antargenerasi semakin erat serta tercipta kolaborasi yang lebih kuat dalam membangun masyarakat yang maju, harmonis, dan berdaya saing.
“Ale Rasa Beta Rasa, Potong di Kuku Rasa di Daging.” Semangat itulah yang terus menjadi fondasi kebersamaan masyarakat Hatuhaha–Tuhaha dalam menjaga persatuan dan memperkuat tali persaudaraan di mana pun berada.



















